Peserta Aktif Sekolah Demokrasi 2015 Kabupaten Pasuruan

Peserta sekolah demokrasi 2015 pasuruan
Meeting sebelum pelaksanaan seleksi Peserta SD

Rekruitmen peserta Sekolah Demokrasi 2015 yang dibuka mulai minggu kedua Februari 2015 sampai 10 Maret 2015 menghasilkan 80 pendaftar. Dari 80 pendaftar yang melampirkan berkas dan menyetor kembali formulirnya langsung ke Sekretariat Program Sekolah Demokrasi di Perum Batumas D7 No. 9 Pandaan Pasuruan kesemuanya lolos seleksi administrasi. Tahapan berikutnya adalah mereka, para peserta yang lolos seleksi admimistrasi harus mengikuti seleksi wawancara dan Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan tim seleksi (panitia rekruitmen).

Pada tanggal 21 Maret 2015 peserta yang lolos seleksi di undang untuk menghadiri seleksi wawancara dan FGD mulai pagi hingga sore hari yang bertempat di Aula KPU Kabupaten Pasuruan. Seleksi wawancara dan FGD yang dilakukan akan menentukan 25 peserta aktif Program Sekolah Demokrasi Pasuruan. Tim seleksi yang terdiri dari Alumni Kabupaten Malang, Kota Batu dan Kabupaten Pasuruan mewawancarai satu persatu peserta yang hadir dan mengamati jalannya FGD.

Menurut panduan proses seleksi peserta, bahwa pada tanggal 25 Maret 2015 akan diumumkan peserta yang lolos tes wawancara dan FGD. Setelah kami lihat di situs resmi program Sekolah Demokrasi Pasuruan infopasuruan.com sudah diumumkan hasil seleksinya. 25 nama yang lolos jadi peserta SD 2015 berdasarkan abjad diantaranya adalah:

  1. Abdul Rohman
  2. Abdullah
  3. Aliyanto
  4. Arina Fara Dhillah
  5. Bachri
  6. Badrus Salam
  7. Basori
  8. Ernawati
  9. H. Mada Lutfi Irawan
  10. H. Mas Andik Tawakal Alberh
  11. Kartini Luki Lestari
  12. Kholili
  13. Khozin
  14. Laily Qomariyah
  15. M. Syaifudin Zuhri
  16. Muchammad Unsuri Ainul Wafa
  17. Muhammad Zaini
  18. Nur Idayati
  19. Nurul Mufidah
  20. Qori Mughni Kumara
  21. Ratna Ningsih
  22. Rofianah Irawan
  23. Tri Laksono Adi Prianto
  24. Wawan Sudarmanto
  25. Yudi Indriyatno

Tentunya publik manaruh harapan besar terhadap 25 nama yang lolos diatas dapat membawa Pasuruan kedepan lebih baik. Melalui kajian, diskusi dan analisa masalah selama masa sekolah diharapkan peserta mentransformasikan ilmunya, secara individu mempunyai peningkatan dalam partisipasi publik dan semakin berkualitas demokrasinya. Maskipun kalau dibandingakan dengan rasio penduduk atau anggaran yang dimiliki pemerintah Kabupaten Pasuruan program Sekolah Demokrasi ini hanya seujung jari. Ini menjadi tantangan besar bagi penyelenggara (panitia) untuk mewujudkan tujuan programnya.

Dengan dukungan pemerintah Kabupaten pasuruan tentunya Program Sekolah Demokrasi akan lebih kuat pengaruhnya dan dampaknya bisa dirasakan lebih cepat oleh masyarakat. Sebagai warga Kabupaten Pasuruan kita berharap eksekutif dan legislatif saling bekerjasama membangun pemerintahan yang kondusif dan berkeadilan. Dengan demikian masyarakat bisa memperoleh dampak posistif dari pembangunan dan investasi yang berlangsung.

SEMOGA….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *