Ucapan Selamat Natal di Al Qur’an Menurut KH. Qurais Shihab

Sakit perut menjelang persalinan, memaksa Maryam bersandar ke pohon kurma. Ingin rasanya beliau mati, bahkan tidak pernah hidup sama sekali. Tetapi Malaikat Jibril datang menghibur: “Ada anak sungai di bawahmu, goyanghan pangkal pohon kurma ke arahmu, makan, minum dan senangkan hatimu. Kalau ada yang datang katakan: ‘Aku bernazar tidak
bicara.'”
“Hai Maryam, engkau melakukan yang amat buruk. Ayahmu bukan penjahat, ibumu pun bukan penzina,” demikian kecaman kaumnya, ketika melihat bayi digendongannya. Tetapi Maryam terdiam. Beliau hanya menunjuk bayinya. Dan ketika itu bercakaplah sang bayi menjelaskan jati dirinya sebagai hamba Allah yang diberi Al-Kitab, shalat, berzakat serta
mengabdi kepada ibunya. Kemudian sang bayi berdoa: “Salam sejahtera (semoga) dilimpahkan kepadaku
pada hari kelahiranku, hari wafatku, dan pada hari ketika aku dibangkitkan hidup kembali.”

Itu cuplikan kisah Natal dari Al-Quran Surah Maryam ayat 34. Dengan demikian, Al-Quran mengabadikan dan merestui ucapan selamat Natal pertama dari dan untuk Nabi mulia itu, Isa a.s.

Terlarangkah mengucapkan salam semacam itu? Bukankah Al-Quran telah memberikan contoh? Bukankah ada juga salam
yang tertuju kepada Nuh, Ibrahim, Musa, Harun, keluarga Ilyas, serta para nabi lainnya? Setiap Muslim harus percaya
kepada Isa a.s. seperti penjelasan ayat di atas, juga harus percaya kepada Muhammad saw., karena keduanya adalah hamba dan utusan Allah. Kita mohonkan curahan shalawat dan salam untuk. mereka berdua sebagaimana kita mohonkan untuk seluruh nabi dan rasul. Tidak bolehkah kita merayakan hari lahir (natal) Isa a.s.? Bukankah Nabi saw. juga merayakan hari keselamatan Musa a.s. dari gangguan Fir’aun dengan berpuasa ‘Asyura, seraya bersabda, “Kita lebih wajar merayakannya daripada orang Yahudi pengikut Musa a.s.”

Bukankah, “Para Nabi bersaudara hanya ibunya yang berbeda?” seperti disabdakan Nabi Muhammad saw.? Bukankah seluruh umat bersaudara? Apa salahnya kita bergembira dan menyambut kegembiraan saudara kita dalam batas kemampuan kita, atau batas yang digariskan oleh anutan kita? Demikian lebih kurang pandangan satu pendapat.

Banyak persoalan yang berkaitan dengan kehidupan Al-Masih yang dijelaskan oleh sejarah atau agama dan telah
disepakati, sehingga harus diterima. Tetapi, ada juga yang tidak dibenarkan atau diperselisihkan. Disini, kita berhenti
untuk merujuk kepercayaan kita.

Isa a.s. datang mermbawa kasih, “Kasihilah seterumu dan doakan yang menganiayamu.” Muhammad saw. datang membawa rahmat, “Rahmatilah yang di dunia, niscaya yang di langit merahmatimu.” Manusia adalah fokus ajaran keduanya; karena itu, keduanya bangga dengan kemanusiaan.

Isa menunjuk dirinya sebagai “anak manusia,” sedangkan Muhammad saw. diperintah:kan oleh Allah untuk berkata: “Aku
manusia seperti kamu.” Keduanya datang membebaskan manusia dari kemiskinan ruhani, kebodohan, dan belenggu penindasan.
Ketika orang-orang mengira bahwa anak Jailrus yang sakit telah mati, Al-Masih yang menyembuhkannya meluruskan
kekeliruan mereka dengan berkata, “Dia tidak mati, tetapi tidur.” Dan ketika terjadi gerhana pada hari wafatnya putra
Muhammad, orang berkata: “Matahari mengalami gerhana karena kematiannya.” Muhammad saw. lalu menegur, “Matahari tidak mengalami gerhana karena kematian atau kehahiran seorang.”
Keduanya datang membebaskan maanusia baik yang kecil, lemah dan tertindas -dhu’afa’ dan al-mustadh’affin dalam istilah Al-Quran.

Bukankah ini satu dari sekian titik temu antara Muhammad dan Al-Masih? Bukankah ini sebagian dari kandungan Kalimat Sawa’ (Kata Sepakat) yang ditawarkan Al-Quran kepada penganut Kristen (dan Yahudi (QS 3:64)? Kalau demikian, apa salahnya mengucapkan selamat natal, selama akidah masih dapat dipelihara dan selama ucapan itu sejalan dengan apa yang dimaksud oleh Al-Quran sendiri yang telah mengabadikan selamat natal itu?

Itulah antara lain alasan yang membenarkan seorang Muslim mengucapkan selamat atau menghadiri upacara Natal yang bukan ritual . Di sisi lain, marilah kita menggunakan kacamata yang melarangnya.

Agama, sebelum negara, menuntut agar kerukunan umat dipelihara. Karenanya salah, bahkan dosa, bila kerukunan
dikorbankan atas nama agama. Tetapi, juga salah serta dosa pula, bila kesucian akidah ternodai oleh atau atas nama
kerukunan.

Teks keagamaan yang berkaitan dengan akidah sangat jelas, dan tidak juga rinci. Itu semula untuk menghindari kerancuan dan kesalahpahaman. Bahkan Al-Q!uran tidak menggunakan satu kata yang mungkin dapat menimbulkan kesalahpahaman, sampai dapat terjamin bahwa kata atau kalimat itu, tidak disalahpahami. Kata “Allah,” misalnya, tidak digunakan oleh Al-Quran, ketika pengertian semantiknya yang dipahami masyarakat jahiliah belum sesuai dengan yang dikehendaki Islam. Kata yang digunakan sebagai ganti ketika itu adalah Rabbuka (Tuhanmu, hai Muhammad) Demikian terlihat pada wahlyu pertama hingga surah Al-Ikhlas. Nabi saw. sering menguji pemahaman umat tentang Tuhan. Beliau tidak sekalipun bertanya, “Dimana Tuhan?” Tertolak riwayat sang menggunakan redaksi itu karena ia menimbulkan kesan keberadaan Tuhan pada satu tempat, hal yang mustahil bagi-Nya dan mustahil pula diucapkan oleh Nabi. Dengan alasan serupa, para ulama bangsa kita enggan menggunakan kata “ada” bagi Tuhan, tetapi “wujud Tuhan.”

Natalan, walaupun berkaitan dengan Isa Al-Masih, manusia agung lagi suci itu, namun ia dirayakan oleh umat Kristen
yang pandangannya terhadap Al-Masih berbeda dengan pandangan Islam. Nah, mengucapkan “Selamat Natal” atau menghadiri perayaannya dapat menimbulkan kesalahpahaman dan dapat mengantar kepada pengaburan akidah. Ini dapat dipahami sebagai pengakuan akan ketuhanan Al-Masih, satu keyakinan yang secara mutlak bertentangan dengan akidah Islam. Dengan kacamata itu, lahir larangan dan fatwa haram itu, sampai-sampai ada yang beranggapan jangankan ucapan selamat, aktivitas apa pun yang berkaitan dengan Natal tidak dibenarkan, sampai pada jual beli untuk keperluan Natal.

Adakah kacamata lain? Mungkin!

Seperti terlihat, larangan ini muncul dalam rangka upaya memelihara akidah. Karena, kekhawatiran kerancuan pemahaman, agaknya lebih banyak ditujukan kepada mereka yang dikhawatirkan kabur akidahnya. Nah, kalau demikian, jika ada seseorang yang ketika mengucapkannya tetap murni akidahnya atau mengucapkannya sesuai dengan kandungan “Selamat Natal” Qurani, kemudian mempertimbangkan kondisi dan situasi dimana hal itu diucapkan, sehingga tidak menimbulkan kerancuan akidah baik bagi dirinya ataupun Muslim yang lain, maka agaknya tidak beralasan adanya larangan itu. Adakah yang berwewenang melarang seorang membaca atau mengucapkan dan menghayati satu ayat Al-Quran?

Dalam rangka interaksi sosial dan keharmonisan hubungan, Al-Quran memperkenalkan satu bentuk redaksi, dimana lawan bicara memahaminya sesuai dengan pandangan atau keyakinannya, tetapi bukan seperti yang dimaksud oleh
pengucapnya. Karena, si pengucap sendiri mengucapkan dan memahami redaksi itu sesuai dengan pandangan dan
keyakinannya. Salah satu contoh yang dikemukakan adalah ayat-ayat yang tercantum dalam QS 34:24-25. Kalaupun
non-Muslim memahami ucapan “Selamat Natal” sesuai dengan keyakinannya, maka biarlah demikian, karena Muslim yang memahami akidahnya akan mengucapkannya sesuai dengan garis keyakinannya. Memang, kearifan dibutuhkan dalam rangka interaksi sosial.

Tidak kelirulah, dalam kacamata ini, fatwa dan larangan itu, bila ia ditujukan kepada mereka yang dikhawatirkan ternodai
akidahnya. Tetapi, tidak juga salah mereka yang membolehkannya, selama pengucapnya bersikap arif bijaksana
dan tetap terpelihara akidahnya, lebih-lebih jika hal tersebut merupakan tuntunan keharmonisan hubungan.

Dostojeivsky (1821-1881), pengarang Rusia kenamaan, pernah berimajinasi tentang kedatangan kembali Al-Masih. Sebagian umat Islam pun percaya akan kedatangannya kembali. Terlepas dari penilaian terhadap imajinasi dan kepercayaan itu, kita dapat memastikan bahwa jika benar beliau datang, seluruh umat berkewajiban menyambut dan mendukungnya, dan pada saat.

kehadirannya itu pasti banyak hal yang akan beliau luruskan. Bukan saja sikap dan ucapan umatnya, tetapi juga sikap dan
ucapan umat Muhammad saw. Salam sejahtera semoga tercurah kepada beliau, pada hari Natalnya, hari wafat dan hari
kebangkitannya nanti.

disarikan dari : Membumikan Al Qur’an karya Prof. DR. KH. Qurais Shihab

Hari Anak Nasional di Stadiun Kanjuruhan Malang

 

Sejak pagi ribuan Murid TK, wali murid, Jajaran Pengurus IGRA Kabupaten Malang dan pejabat dilingkungan Kabupaten Malang hiruk pikuk memenuhi Stadiun Kanjuruhan Malang. Hari Anak Nasional yang di pringati hari ini di stadiun kanjuruhan Malang terasa begitu meriah karena karena tidak hanyak anak kecil yang lucu-lucu berkumpul dan berdesak-desakan tetapi wali murid juga ikut berdesak-desakan.

Stadiun Kanjuruhan Malang yang bisa dipakai dipakai tim Kesebelasan Arema Indonesia menjamu tamunya untuk tanding hari dipenuhi ribuan orang untuk menyaksikan putra-putri masa depan Kabupaten Malang memperingati hari Anak Nasional. Memang yang dipakai berkumpul tidak didalam stadiun yang biasa dipakai tanding sepakbola tetapi diluar bagian selatan area bermain untuk anak-anak.

Peringatan Hari anak Nasional ini juga dimeriahkan beberapa acara pembuka, antara lain penampilan Marching Band, Lomba mewarna, dan lomba kreatifitas anak lainnya. Disamping itu juga juga ikut meramaikan acara ini adalah stand-stand yang dibuka oleh instansi/lembaga pemerintahan dilingkungan pemerintah Kabupaten Malang.

Tema besar dari kegiatan ini adalah “Menjadikan Kabupaten Malang sebagai kawasan ramah anak” sepertinya bukan isapan jempol. Hal ini ditunjukkan dengan meriahnya acara yang digelar pagi ini. Tentunya acara seremonial ini bukan tujuan dari salah satu visi kabupaten Malang tersebut. Tapi substandi dari visi tersebut harus terimplementasi dengan membuka rung kreatifitas anak melalui proram-program yang benar-benar keinginan anak, bukan hanya memenuhi target program yang terlaksana.

Keterlibatan pemerintah kabupaten Malang dalam acara pagi ini setidaknya menjadi bukti bahwa visi dan cita-cita Kabupaten Malang sebagai kawasan yang ramah anak bisa dilakukan. Tentunya PR besar ini perlu mendapat kawalan dari masyarakat supaya masa depan anak dilingkungan Kabupaten Malang bisa menjadi anak yang cerdas dan bermanfaat bagi sesama juga bangsa dan negara.

Akhirnya, saya Ucapkan Selamat Hari Anak Nasional bagi anak-anak bangsa Indonesia keseluruhan semoga mereka menjadi generasi penerus bangsa yang punya budi pekerti yang luhur dan merawat warisan dari para pejuang ini dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab. Selamat juga anakku Terbit Ahmad Jumantara, do’a Ayah InsyaAllah selalu meliputimu.

 

admin,

Indonesia Ha Mada Ganbatteimasu

Indonesia mpenemu dan pemilik paten 4Gasih berusaha dan berjuang, itulah penjelasan dari Prof. Dr. Khoirul Anwar ketika di tanya orang-orang saat memberikan ceramah tentang Indonesia di luar negeri. Sungguh jawaban yang manis dari seorang ilmuwan muda asal Kota Tahu Kediri Jawa Timur. Penemu dan pemilik hak paten atas risetnya dalam bidang telekomunikasi modern. Teknologi 4G (Generasi ke empat) dalam dunia telekomunikasi dengan berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing).

Teknologi generasi ke Empat dalam dunia telokomunikasi merupakan pengembangan dari teknologi 3G sebelumnya. Dimana teknologi ini mampu memanfaatkan energi yang hilang maupun yang tertahan untuk melenyapkan distorsi data akibat interfensi gelombang dengan alat yang namanya Turbo Equalizer (dekoder Turbo).

Asisten Profesor berusia 31 tahun itu dapat mematahkan anggapan yang awalnya ‘tak mungkin’ di dunia telekomunikasi. Kini sebuah sinyal yang dikirimkan secara nirkabel, tak perlu lagi diperisai oleh guard interval (GI) untuk menjaganya kebal terhadap delay, pantulan, dan interferensi. Turbo equalizer-lah yang akan membatalkan interferensi sehingga receiver bisa menerima sinyal tanpa distorsi.

Dengan mengenyahkan GI, dan memanfaatkan dekoder turbo, secara teoritis malah bisa menghilangkan rugi daya transmisi karena tak perlu mengirimkan daya untuk GI. Hilangnya GI juga bisa di isi oleh parity bits yang bisa digunakan untuk memperbaiki kesalahan akibat distorsi (error correction coding).

“GI sebenarnya adalah sesuatu yang ‘tidak berguna’ di receiver selain hanya untuk menjadi pembatas. Jadi mengirimkan power untuk sesuatu yang ‘tidak berguna’ adalah sia-sia,” kata Khoirul.

Disamping kesibukannya bekerja pada laboratorium Information Theory and Signal Processing, Japan Advanced Institute of Science and Technology, di Jepang, beliau sering di daulat untuk memberikan ceramah tentang kebudayaan Masyarakat Indonesia. Nah ketika menjelaskan kondisi Indonesia pada dunia internasional, terlebih soal yang negatif beliau menjelaskanya secara diplomatis.

Hasil penelitiannya mengantarkan dirinya menjadi orang penting di Jepang dan dunia. Karena anggapan sebelumnya yang tidak mungkin terjadi ketika sin

yal dikirim tanpa pelindung karena akan terjadi tabrakan ferkuensi yang luar biasa. Kegemarannya terhadap penelitian di mulai sejak dia SMA, dimana beliau melakukan percobaan terhadap burung kesayangannya yang mati. Teknik pembalseman yang dilakukan pada mayat Fir’aun di Mesir di praktekkan dengan melumuri tubuh burung kesayangannya dengan balsem gosok. Al hasil percobannya tersebut gagal total, nah menurut berbagai cerita dari sinilah beliau terlecut semangatnya untuk melakukan eksperimen terhadap sesuatu.

Pelajaran terpenting dari seorang Khoirul Anwar adalah tidak mudah menyerah pada kondisi serba keterbatasan. Di mana dia kecil lahir dari Ibu Bapak Petani yang keduanya tidak lulus SD. Tapi semangatnya untuk merubah nasib, sepertinya menjadi teladan penting bagi anak-anak negeri ini. Dan setelah meraih apa yang di dapat Beliau masih ingat kampung halamannya dan ingin melakukan sesuatu yang baik buat perkembangan telekomunikasi di Indonesia. Sukses ya Prof. Trimakasih Atas Inspirasinya.

sumber: di oleh dari berbagai sumber

Vasektomi: KB Aman Yang Dipahami Kliru Oleh Masyarakat

Masih banyak warga masyarakat salah memahami vasektomi. Hal itu menyebabkan rendahnya pemanfaatan vasektomi sebagai alat kontrasepsi pria. Padahal, metode ini sangat efektif dan aman untuk mencegah kehamilan.

Demikian disampaikan Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan Perkumpulan Kontrasepsi Mantap Indonesia Pusat, Asri, saat Pelepasan Konvoi Mobil Pelayanan untuk melakukan Metode Operasi Pria di halaman Kantor Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Jumat (1/6), di Jakarta.

Asri mengatakan, masih banyak warga yang menyamakan vasektomi dengan kebiri, padahal keduanya jauh berbeda. Pada kebiri, kedua testis pria diambil. Dengan begitu, tidak hanya produksi sperma terhambat, tetapi juga hormon testosteron. Akibatnya, kumis dan rambut ketiak rontok, tubuh menjadi gemuk, dan hasrat seksual berkurang.

Adapun vasektomi hanya memotong sebagian kecil saluran sperma yang terhubung antara testis dan kantong mani. Pemotongan dilakukan dengan melukai secara tumpul skrotum sepanjang 0,5 sentimeter. Continue reading “Vasektomi: KB Aman Yang Dipahami Kliru Oleh Masyarakat”

Tips Atasi Puting Lecet Saat Menyusui

Ibu yang baru menyusui pertama kali kerap menghadapi keluhan rasa nyeri dan lecet. Namun hal itu bisa dicegah dengan posisi menyusui yang tepat.

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Badriul Hegar SpA (K) mengatakan, dengan memposisikan dan melekatkan bayi dengan benar dapat mencegah puting lecet dan menjaga pasokan ASI tercukupi.

“Keadaan ini dapat dikurangi dengan mengatur posisi dan membiarkan bayi untuk menyusu sesuai kebutuhan, mengurut payudara dan mengompres hangat atau dingin di antara waktu menyusui,” katanya, saat acara seminar tentang ASI di Kantor IDAI, Rabu, (1/8/2012), di Jakarta.

Hegar menuturkan, dua puluh empat jam setelah ibu melahirkan adalah saat yang sangat penting untuk keberhasilan menyusui selanjutnya. Agar aktivitas menyusui tidak menyakitkan dan nyaman, ada beberapa tips sederhana yang bisa para ibu lakukan, seperti dijelaskan oleh dr. Hegar berikut ini:

1. Pertama-tama posisikan ibu senyaman mungkin.
Sandarkan punggung ibu, bila perlu memakai bantalan, pakai bangku kecil untuk penyangga kaki, agar kaki ibu tidak tergantung selama menyusui. Tempatkan barang-barang yang akan dibutuhkan ibu sedekat mungkin agar mudah meraihnya.

2. Bayi berbaring miring menghadap ke ibu, sehingga perut Anda menempel pada perut bayi dan dada Anda menempel pada dadanya, serta wajah bayi menghadap payudara. Usahakan tubuh bayi berbaring dalam 1 garis lurus sehingga telinga, bahu, dan pangggul berada pada satu garis lurus.

3. Sangga seluruh tubuh bayi dengan baik. Bila bayi masih kecil, menyangga bisa dilakukan dengan satu lengan, dan bila bayi besar biasanya disangga dengan dua lengan. Bila perlu dibantu dengan bantal besar atau handuk besar yang digulung, yang diletakkan di pangkuan.

4. Pegang payudara oleh tangan ibu yang lain. Ibu jari di bagian atas payudara, kurang lebih satu jari di atas areola atas, sedangkan empat jari yang lainnya menyangga payudara bagian bawah, sehingga payudara terangkat dan puting mengarah ke atas.

5. Rangsang bayi agar membuka mulutnya dengan menyentuhkan puting pada bibirnya.

6. Tunggu bayi membuka mulutnya selebar mungkin. Saat itu memasukkan payudara sebanyak mungkin ke dalam mulut bayi, sehingga makin banyak saluran ASI yang masuk kedalam mulut bayi dan ujung puting berada pada langit-langit lunak bayi. Isapan bayi biasanya dapat dirasakan oleh ibu.

“Proses menyusui merupakan jalinan ikatan batin antara ibu dan bayi. Ibu harus menyiapkan dirinya agar berada dalam keadaan baik saat menyusui. Perasaan depresi, marah dan nyeri harus dihindarkan saat menyusui karena dapat menghambat produksi ASI,” tutup Hegar.

Ingin Payudara anda tetap kencang, montok dan sehat silakan klik ORIS BREAST CREAM (rekomendasi Boyke D.N.)

Sumber: Kompas.com

 

Solusi Payudara Indah, Montok Tanpa Implan (Silikon)

Cream Pengencang Payudara yang aman dan nyaman cara penggunaanya telah hadir di Indonesia. Anda Ingin solusi agar payudara indah dan montok tanpa imlan? kamilah solisusnya. Ya.. ORIS Breast Up Cream telah resmi di launching PT. ABE. ORIS Breast Cream adalah produk yang sangat dinanti-nantikan oleh para Distributor ABE dan konsumen di Indonesia, karena begitu banyak selama ini yang menanyakan apakah anda jualan produk PENGENCANG PAYUDARA? Begitu produk ini di launching saya langsung pesan ke Stociks Pusat, pada hari yang sama langsung ada yang beli…!!  DAHSYAT YA… ini baru terjadi pada produk ORIS, padahal produk pasutri yang merupakan  TOP SELLING (foredi, Tisu Majakani, gasa, ladyfem) saat awal launching tidak sedahsyat ini lho… bisa kebayang peluang marketnya yang luar besarnya? dan tentu peluang membengkaknya OMSET anda?

Penampilan menarik dan montok tentunya sudah menjadi dambaan setiap wanita. Jaman sekarang (mungkin juga sejak jaman dulu) bagi wanita, memiliki penampilan yang menarik adalah sangat penting, selain semakin percaya diri dalam lingkungannya, tapi juga memberikan penampilan yang terbaik & menjaga kesehatan payudara.

Hampir setiap wanita ingin memiliki bentuk tubuh yang ideal. Salah satu pendukung idealnya bentuk tubuh wanita adalah payudara yang sehat, padat, kencang dan indah. Tetapi 90% wanita kurang memperhatikan kesehatan dan keindahan payudara terutama yang pernah hamil, sehabis menyusui, sehingga tanpa disadari payudara menjadi kendur, layu dan mulai keriput.

Penyebabnya adalah akibat menyusutnya kelenjar susu, juga akibat melemahnya jaringan ikat penyangga payudara dan elastisitas kulit payudara yang berkurang (info : dechacave.com). Continue reading “Solusi Payudara Indah, Montok Tanpa Implan (Silikon)”

5 Alasan Kuat, Kenapa Harus Menjalankan Bisnis ABE

Berbisnis atau menjalankan usaha di PT. ABE (Accelerating Bussines Eminen) tidak sesulit menjalankan usaha rumahan. Bisnis disini sangat mudah dan sangat murah. Resiko kerugian 0%…..mantap kan…!!!! Nah berikut 5 alasan kenapa kita harus memulai dan menjalankan bisnis ABE ini;

  1. Produk uniq dan sangat dibutuhkan pasar, seperti Foredi yang berfungsi sebagai anti septik kelamin laki-laki dan bisa memperlama durasi berhubungan dengan pasangan (tahan lama).
  2. Marketing plan yang Dahsyat, merupakan gabungan dari beberapa sistem mutakhir dalam bisnis jaringan.
  3. Selling poin yang Dahsyat, produk-produk yang dipasarkan di bisnis ABE mendapat ijin resmi dari Badan Pengawas obat dan Makanan Republik Indonesia BP POM dan mendapat rekomendasi dari Dr. Boyke Dian N. pakar seksologi Indonesia
  4. Bonus yang dijanjikan perusahaan realistis, berbagai bonus yang ditawarkan perusahaan PT. ABE sangat bisa direalisasikan oleh membernya. Terbukti leader di tiap kota-kota di Indonesia mulai bermunculan dan Honda New CRV sudah bisa di miliki oleh member di Bandung, meskipun hanya 2 tahun bergabung.
  5. Online maupun Offline sama-sama meyakinkan. Menjalankan bisnis ABE ini secara online sangat luar biasa sambutan dari para netter, bahkan para netter ini menemukan istilah baru terkait dengan MLM yang mondar mandir dari hotel ke rumah makan dan tempat-tempat lain. Mereka cukup dengan satu meja dirumah beserta perangkat gadget yang lain. Gerakan ini yang mereka namakan MLM Gaya Baru.

Sebenarnya 5 alasan tersebut sudah cukup meyakinkan profile PT. ABE tersebut untuk dijadikan ladang yang siap di cangkul dan di petik hasilnya. Kesempatan bagi anda untuk mengambil peluang bagus ini, karena anda tidak akan sendiri untuk mencapai sukses tapi tim kami juga siap mensuport. Silakan bisa baca di link berikut http://www.bisnisabe.com/join

Trimakasih

 

 

Membuat Jiwa Anak Tenang

Mengurus anak dengan baik itu butuh keinsyafan tingkat tinggi. Butuh pengelolaan emosi yang handal. Butuh ketenangan dan kecerdasan, baik kecerdasan emosi maupun kecerdasan taktis strategis. Dan sebagai manusia, tentu saja kita tidak melulu dalam keadaan emosi yang baik, yang stabil. Disinilah seninya saya rasa. Pada titik inilah kecerdasan kita diuji. Jika kita berhasil melewati waktu-waktu emosional itu dengan solutif maka kecerdasan kita akan naik peringkatnya, namun jika kita menuruti hawa nafsu, kedzolimanlah yang terjadi. Dan rasakanlah bahwa hati segera menjadi keruh dan butuh waktu dan energi yang cukup banyak untuk menjernihkannya. Maka, tahanlah hawa nafsu sedapat mungkin kita mampu. Tetaplah berpikir jernih. Perbanyaklah lafadz istighfar dan ta’awudz.

”Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran TuhanNya dan menahan diri dari (keinginan) hawa nafsunya, maka sungguh surgalah tempat tinggal(nya).” (QS. An-Nazi’at:40-41).

”Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang yang berinfak, baik di waktu lapang dan sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Alloh mencintai orang yang berbuat kebaikan,.”(QS. Ali ’Imran: 133-134)

Menjadi orang tua yang sukses tentu menjadi salah satu jalan kita mendapatkan surga. Dan sudah dari dulu semua tahu, mendapat surga memang tidak murah. Jangankan surga, mau menikmati fasilitas hotel mewah saja harus merogoh kocek lebih dalam kan? Sementara ada makhluk yang tidak akan rela begitu saja saat kita meniti jalan menuju surga.

Continue reading “Membuat Jiwa Anak Tenang”

Cara Melunasi Hutang Ala KH. Yusuf Mansur

Hidup manusia memang penuh cobaan, jalan terjal penuh berliku yang terkadang menjadikan kita berputus asa, termasuk urusan rezeki. Bisnis yang dulu berjaya tiba-tiba merugi, hutang menumpuk dimana-mana dan sebagainya.Padahal kita merasa sudah berupaya semaksimal mungkin mengatasinya, namun tetap saja belum membuahkan hasil. Hal utama yang perlu dan patut
kita renungkan adalah dengan introspeksi yaitu dengan sebuah pertanyaan sejauh mana usaha kita tersebut?

Usaha manusia mencakup dua dimensi, yaitu lahiriah dan batiniah. Biasanya usaha batiniah yang sering kita lupakan. Ujung-ujungnya ketika kita menghadapi kendala dalam usaha, kita langsung memvonis bahwa Tuhan tidak adil. Padahal, Dia selalu menolong hamba-Nya, namun kita sendiri yang tidak mau meminta pertolongan-Nya.

Saya akan memberikan cara bagaimana hutang-hutang anda segera terlunasi dengan cara Islam, yaitu dengan do’a-do’a yang berasal dari sumber yang dapat “dipertanggungjawabkan”. Artinya isi kandungan dari do’a-do’a kita tidaklah bertentangan dengan syariat Islam.

Salah satu contoh cerita yang sangat termasyur. Dari Abu Sa’id Al-Khudri r.a. diriwayatkan bahwa pada suatu hari Rasulullah SAW memasuki masjid. Tiba-tiba ada seorang pemuda yang sudah duduk lama di dalam masjid, pemuda itu bernama Abu Umamah. Rasulullah SAW bertanya kepadanya : “Wahai Abu Umamah, mengapa aku melihatmu duduk di masjid pada waktu-waktu di luar shalat?” Abu Umamah menjawab, “Aku sedang dilanda kesusahan dan dililit hutang-hutang wahai Rasulullah.”

Rasulullah kemudian bersabda kepadanya, “Ketauhilah aku akan mengajarkan kepadamu ucapan yang apabila engkau mengucapkannya, maka Allah SWT akan menyingkirkan kesedihan dan membayarkan hutang-hutangmu. Ucapkanlah pada waktu pagi dan sore.

” اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

“Allahumma inni a’udzubika minal hammi wal hazani wa a’udzubika minal ‘ajzi wal kasali wa a’udzubika minal jubni wal bukhli wa a’udzubika min ghalabatiddaini wa qahrirrijali” Continue reading “Cara Melunasi Hutang Ala KH. Yusuf Mansur”